04 MEMBUAT GRAFIK PADA
SPSS
A.Grafik Batang Sederhana pada SPSS
Satu gambar sering lebih bermakna dari seribu kata. Untuk
kepentingan itu, dalam beberapa seri tulisan dalam blog ini, akan kita bahas
cara membentuk grafik dengan SPSS.
Sebagai latihan misalnya kita punya data tingkat pendidikan
dan pendapatan dari 30 orang responden penelitian. Tingkat pendidikan misalnya
dikategorikan sebagai:
1 = responden yang berpendidikan SLTP kebawah
2 = responden yang berpendidikan SLTA
3 = responden yang berpendidikan D3
4 = responden yang berpendidikkan S1.
Pendapatan juga kita kelompokkan atas tiga yaitu:
1 = pendapatan rendah (kurang dari Rp. 1.000.000)
2 = pendapatan menengah ( Rp. 1.000.000 – 3.000.000)
3 = pendapatan tinggi ( diatas Rp 3.000.000) Pendapatan
|
|
Pendidikan
|
Pendapatan
|
||
|
1
|
2
|
1
|
||
|
2
|
2
|
1
|
||
|
3
|
2
|
2
|
||
|
4
|
2
|
2
|
||
|
5
|
2
|
3
|
||
|
6
|
3
|
2
|
||
|
7
|
4
|
3
|
||
|
8
|
2
|
1
|
||
|
9
|
1
|
2
|
||
|
10
|
3
|
3
|
||
|
11
|
1
|
2
|
||
|
12
|
1
|
3
|
||
|
13
|
3
|
1
|
||
|
14
|
1
|
1
|
||
|
15
|
3
|
2
|
||
|
16
|
4
|
2
|
||
|
17
|
1
|
1
|
||
|
18
|
1
|
2
|
||
|
19
|
4
|
1
|
||
|
20
|
3
|
3
|
||
|
21
|
1
|
3
|
||
|
22
|
1
|
2
|
||
|
23
|
2
|
3
|
||
|
24
|
4
|
3
|
||
|
25
|
1
|
1
|
||
|
26
|
2
|
2
|
||
|
27
|
3
|
3
|
||
|
28
|
3
|
3
|
||
|
29
|
2
|
2
|
||
|
30
|
1
|
1
|
||
( Catatan: jika data yang dimiliki masih berupa data mentah
(belum dikelompokkan), kita dapat mengelompokkannya dengan SPSS. Data tingkat
pendidikan dan pendapatan responden tersebut diberikan di bawah ini.
Setelah menginput data tersebut (atau bisa juga sebelum
menginput data ), pada kolom Values untuk masing-masing kategori variabel yaitu
:
-
untuk
pendidikan: 1 (=< SLTP), 2(SLTA), 3(D3), 4 (S1)
-
untuk pendapatan: 1 (rendah), 2(menengah),
3(tinggi).
PROSEDUR
Terdapat tiga jalur (cara) dalam pembuatan grafik pada SPSS.
Pada tulisan ini kita akan membahas cara yang paling sederhana saja, sebagai
berikut:
Kklik Graphs >
Legacy Dialogs.
-
Akan
terdapat beberapa pilihan grafik yang tersedia yaitu:
- Bar (grafik batang)
-
3-D
(grafik batang tiga dimensi)
-
Line
(grafik garis)
-
Pie
(grafik lingkaran)
-
High-Low
Boxplot
Boxplot
Error Bar
-
Population
Pyramid
-
Scatter/Dot
(sebaran/titik)
-
Histogram
Masing-masing grafik memiliki karakteristik-karakteristik tertentu yang sesuai dalam penggambaran data.
Grafik
yang berbasis batang, umumnya digunakan untuk menggambarkan perbandingan antar
variabel/kategori.
Grafik yang berbasis garis, umumnya (lebih sesuai) untuk
menggambarkan perkembangan data.
Grafik yang berbasis lingkaran, umumnya untuk menggambarkan
data yang bersifat proporsi. Grafik yang berbasis titik umumnya untuk
menggambarkan pencaran/sebaran data.
Dalam konteks data latihan kita, pada tulisan ini kita akan
membahas terlebih dahulu mengenai grafik batang. Untuk itu klik Bar, akan
muncul tampilan berikut:
- Simple,
-
Clustered
dan
-
Stacked.
Pilihan Simple
digunakan untuk menggambarkan grafik dari variabel tunggal. Pilihan Clustered
dan Stacked digunakan untuk menggambarkan grafik dari variabel tunggal tetapi
dikelompokkan berdasarkan kategori dari variabel lainnya.
Pengelompokan pada
tipe grafik Clustered dilakukan secara horizontal, sedangkan pada tipe Stacked
secara vertikal.
Kemudian terdapat
pilihan tampilan data untuk grafik (Data in Chart Are), yaitu :
- diringkas berdasarkan kategori (Summaries
for groups of cases),
- diringkas berdasarkan pemisahan variabel
(Summaries of separate variables) atau ,
-
menampilkan
data individual. (Catatan: anda bisa mencoba-coba pilihan tersebut untuk
memahami maknanya).
Sebagai latihan awal,
kita akan membuat grafik untuk variabel Pendidikan. Kita pilih jenis grafik
Simple (klik) dan tampilan data adalah Summaries for groups of cases. Kemudian
klik Define, akan muncul tampilan berikut:
Ada beberapa pilihan
yaitu :
a.
ukuran
frekuensi absolut (N of cases),
b.
kumulatif
frekuensi (Cum.N),
c.
persentase
frekuensi (% of cases),
d.
kumulatif
persentase frekuensi (Cum.%),
e.
atau
ukuran statistik lainnya (Other Statistics).
Anda juga bisa
mencoba-coba berbagai pilihan ini untuk melihat perbedaan output grafiknya.
-
Untuk
latihan ini, kita pilih % of cases.
-
Selanjutnya
masukkan variabel Pendidikan ke dalam kotak Category Axis,
-
Klik
OK.
-
Akan
muncul output grafik sebagai berikut:
B.
GRAFIK BATANG CLUSTERED DAN STACKED
PADA SPSS
Kali ini kita akan membahas mengenai grafik batang clustered dan stacked. Data yang digunakan untuk latihan adalah data tingkat pendidikan dan pendapatan yang telah diberikan pada tulisan sebelumnya tersebut.
Setelah menginput data tersebut:
Kali ini kita akan membahas mengenai grafik batang clustered dan stacked. Data yang digunakan untuk latihan adalah data tingkat pendidikan dan pendapatan yang telah diberikan pada tulisan sebelumnya tersebut.
Setelah menginput data tersebut:
-
Klik Graphs > Legacy Dialogs > Bar.
-
Akan
muncul tampilan berikut:
Sebagai latihan, kita akan membuat grafik pendidikan yang dikelompokkan berdasarkan tingkat pendapatan.
Sebagai latihan, kita akan membuat grafik pendidikan yang dikelompokkan berdasarkan tingkat pendapatan.
-
Klik
Clustered,
-
Klik
Summaries for groups of cases,
-
Klik
Define, akan muncul tampilan berikut:
- Pada Bar Represent, klik % of cases (tentunya anda bisa mencoba pilihan lainnya).
- Pada Bar Represent, klik % of cases (tentunya anda bisa mencoba pilihan lainnya).
-
Masukkan
variabel Pendidikan pada kotak Category Axis
-
Masukkan
variabel Pendapatan pada kotak Define Cluster by.
-
Kemudian
klik OK.
Sekarang coba sendiri dengan pilihan Stacked
-
Apa
perbedaannya dengan grafik batang stacked ?
Jika
anda ambil pilihan stacked pada proses sebelumnya, output grafik akan menjadi
sebagai berikut:
Terlihat bahwa perbedaan antara grafik batang clustered dengan stacked adalah jika pada clustered pengelompokkan pendapatan dilakukan secara horizontal (kesamping), pada stacked dilakukan secara bertumpuk vertikal.
Terlihat bahwa perbedaan antara grafik batang clustered dengan stacked adalah jika pada clustered pengelompokkan pendapatan dilakukan secara horizontal (kesamping), pada stacked dilakukan secara bertumpuk vertikal.
C.
Grafik
Garis Pada SPSS
Grafik garis merupakan salah satu jenis grafik yang biasa
digunakan untuk menggambarkan data yang bersifat perkembangan (trend). Untuk
kepentingan tersebut, tulisan kali ini akan membahas mengenai cara membuat
grafik garis pada SPSS. Adspeedy
Sebagai latihan, misalnya kita punya data mengenai investasi
dan tabungan domestik Indonesia (dalam trilyun Rp) selama periode tahun 1990 –
2007, yang telah diinput pada SPSS sebagai berikut:
Tampilan 1.
Misalnya, untuk latihan awal kita ingin membuat grafik garis yang menggambarkan perkembangan investasi selama periode 1990 – 2007.
Klik Graph > Legacy Dialog > Line, akan muncul tampilan berikut:
Misalnya, untuk latihan awal kita ingin membuat grafik garis yang menggambarkan perkembangan investasi selama periode 1990 – 2007.
Klik Graph > Legacy Dialog > Line, akan muncul tampilan berikut:
Tampilan 2.
Pilih jenis Simple (karena hanya satu variabel yang akan kita gambarkan), kemudian pilih Values of individual cases. Selanjutnya klik Define, akan muncul tampilan berikut:
Pilih jenis Simple (karena hanya satu variabel yang akan kita gambarkan), kemudian pilih Values of individual cases. Selanjutnya klik Define, akan muncul tampilan berikut:
Tampilan 3.
Masukkan variabel Investasi pada kotak Line Represents dan variabel Tahun pada kota Variable. Kemudian klik OK, maka akan keluar output grafik garis sebagai berikut:
Kita juga bisa menggambarkan perkembangan investasi dan tabungan sekaligus dalam satu grafik dengan cara pada tampilan 2 diatas, pilih Multiple. Selanjutnya pada tampilan 3 diatas, masukkan variabel investasi dan tabungan pada kotak Line Represent.
Contoh hasil untuk multiple grafik tersebut sebagai berikut:
Selanjutnya, kita bisa mengedit grafik ini dengan menambahkan judul, label, mengganti warna dan sebagainya pada menu Chart Editor.
D.
GRAFIK
LINGKARAN PADA SPSS
Salah satu jenis grafik yang sering digunakan terutama untuk
menggambarkan proporsi dari kategori data adalah grafik lingkaran (pie).
Karenanya, pada postingan kali ini kita akan membahas mengenai cara membuat
grafik lingkaran pada SPSS.
Sebagai latihan, data yang kita gunakan sama dengan data pada postingan sebelumnya (yaitu data tingkat pendidikan dan pendapatan dari 30 orang responden penelitian).
Sebagai latihan, data yang kita gunakan sama dengan data pada postingan sebelumnya (yaitu data tingkat pendidikan dan pendapatan dari 30 orang responden penelitian).
Setelah menginput data tersebut, klik Graphs >
Legacy Dialogs > Pie. Akan muncul tampilan berikut:
Dari tampilan tersebut, pilih Summaries for group of cases (lihat catatan pada tulisan sebelumnya untuk penggunaan pilihan yang lainnya). Kemudian klik Define. Akan muncul tampilan berikut:
Misalnya kita ingin menggambarkan grafik lingkaran untuk pendidikan.
Pada Slices Represent, kita diminta untuk memilih apakah irisan dari grafik lingkaran akan menggambarkan jumlah kasus (N of cases), persentase atau proporsi masing-masing kategori (% of cases) atau jumlah dari variabel (Sum of variable). Untuk latihan kita pilih saja % of cases.
Selanjutnya pada kotak Define Slices by: masukan
variabel Pendidikan. Kemudian klik OK, maka akan muncul output grafik lingkaran
sebagai berikut:
Perhatikan, grafik lingkaran yang dihasilkan masih sangat sederhana dengan elemen grafik yang sangat terbatas.
Untuk menambah elemen grafik agar lebih komunikatif
dalam penggambaran data, buka Chart Editor dengan cara klik kanan pada bidang
grafik kemudian klik SPSS Chart Object dan klik Open (lihat tampilan dibawah
ini)
Melalui menu-menu yang ada pada Chart Editor tersebut, kita bisa mengatur ukuran dari lingkaran, membuat tampilan jadi tiga dimensi, memberikan label pada masing-masing irisan dari lingkaran, memberi judul, mengganti warna dan lainnya. Silakan dicoba-coba (tidak dibahas dalam postingan ini karena akan terlalu panjang).
Salah satu contoh setelah pengeditan (diberi judul,
label irisan dan dijadikan tiga dimensi) diberikan sebagai berikut:
E. Jika pada tulisan sebelumnya kita hanya menggambarkan variabel pendidikan dalam satu grafik lingkaran tanpa mengelompokkannya berdasarkan pendapatan (sesuai dengan data latihan yang kita miliki), maka kali ini kita membuat grafik lingkaran yang terkelompok berdasarkan tingkat pendapatan.
Setelah menginput data, klik Graphs > Legacy Dialogs > Pie. Akan muncul tampilan berikut:
Dari tampilan tersebut, pilih Summaries for group of cases (lihat catatan pada tulisan sebelumnya untuk penggunaan pilihan yang lainnya). Kemudian klik Define. Akan muncul tampilan berikut:
Pada Slices Represent, kita diminta untuk memilih apakah irisan dari grafik lingkaran akan menggambarkan jumlah kasus (N of cases), persentase atau proporsi masing-masing kategori (% of cases) atau jumlah dari variabel (Sum of variable). Untuk latihan kita pilih saja % of cases.
Selanjutnya pada kotak Define Slices by: masukan
variabel Pendidikan.
Pada Panel Columns masukkan variabel Pendapatan (ini akan menyebabkan tampilan grafik lingkaran akan berjajar secara horizontal, sebaliknya jika variabel Pendapatan dimasukkan ke Panel Rows maka grafik akan berjajar vertikal).
Kemudian klik OK, maka akan muncul output grafik lingkaran sebagai berikut:
Tentunya anda dapat memperbaiki tampilan grafik tersebut dengan menambahkan berbagai elemen yang tersedia pada Chart Editor, seperti yang telah dibahas pada tulisan sebelum ini.
Pada Panel Columns masukkan variabel Pendapatan (ini akan menyebabkan tampilan grafik lingkaran akan berjajar secara horizontal, sebaliknya jika variabel Pendapatan dimasukkan ke Panel Rows maka grafik akan berjajar vertikal).
Kemudian klik OK, maka akan muncul output grafik lingkaran sebagai berikut:
Tentunya anda dapat memperbaiki tampilan grafik tersebut dengan menambahkan berbagai elemen yang tersedia pada Chart Editor, seperti yang telah dibahas pada tulisan sebelum ini.
http://tip-trik-spss.blogspot.com/2009/07/lanjutan-grafik-lingkaran-pada-spss.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar